1060

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 2 title

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com.

slide 3

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 4 =

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 5

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

Showing posts with label limfosit. Show all posts
Showing posts with label limfosit. Show all posts

Monday, May 23, 2011

Sistem Kekebalan Tubuh (Imun)

Suatu bibit penyakit dapat masuk ke dalam tubuh manusia maupun hewan. Jalur yang mereka sukai untuk masuk ke dalam tubuh atau sel adalah saluran pernafasan, saluran pencernaan dan kulit. Agar dapat menyebabkan suatu penyakit organisme patogen harus berada di dalam sel, jaringan atau organ target.

Peristiwa yang dialami oleh organisme patogen sebelum dapat menyerang sel target mereka harus melewati ketiga mekanisme pertahanan tubuh.Secara mudah, Mekanisme pertama harus melewati pertahanan fisik berupa kulit yang menutupi tubuh dan organ saluran pencernaan.

First line defence

Kulit termasuk barier pertama karena pada kulit mengalami proses keratinasi yang membawa sifat water resistant dan keras, selain itu kulit juga mengeluarkan keringat yang memiliki pH 3-5 dan lizozim yang bisa menghancurkan dinding sel bakteri.Pada saluran pencernaan terdapat HCl yang memiliki pH yang sangat rendah yang juga dapat menghancurkan sel bakteri.

Second line defence line

Namun mekanisme tersebut tidak selalu berhasil melaksanakan tugasnya dalam menjaga tubuh dari penyakit.Oleh karenanya tubuh membuat mekanisme barier kedua berupa barier tingkat seluler. Barier kedua tersebut berupa Sel penghancur.

sel penghancur yang :

pertama adalah monosit, yang dapat berubah bentuk menjadi makrofag yang memiliki sifat fagositosis.Monosit merupakan bagian dari sel darah, lebih spesifiknya yaitu salah salah satu macam sel dari sel darah putih. Sama seperti karakter dari sel darah putih, bahwa sel darah putih yang beredar di dalam pembuluh darah dapat melakukan diapendensis (kemampuan yang hanya dimiliki oleh sel darah putih untuk menembus pembuluh darah untuk pindah ke jaringan yang terinfeksi) melalui pembuluh kapiler.

http://www.youtube.com/watch?v=JnlULOjUhSQ&feature=player_embedded

kedua adalah neutrofil, merupakan sel darah putih yang memiliki karakter seperti monosit (fagosistosis) selain itu membebaskan histamin sebagai pemicu respon inflamantoris. Artinya selain dapat menghancurkan patogen neutrofil juga mampu memberi perintah untuk menghancurkan sel tubuh yang telah diserang oleh patogen agar tidak lebih luas menyebar.

ketiga adalah NKC-Natural Killer Cell, sel ini tidak menyerang mikrobia yang masuk akan tetapi menghancurkan sel yang sudah terinfeksi oleh virus. Mekanisme penghancuran sel tubuh dilakukan dengan membuat lubang pada membran plasma pada sel yang terifeksi dengan enzim perforin. Mekanisme iniakan menyebabkan sel yang dilubangi tersebut dibanjiri oleh air dan akhirnya sel tersebut pecah. NKC selain berfungsi menyerang sel yang telah terinfeksi, sel ini juga memiliki kemampuan untuk menyerang sel kanker.

Selain memiliki sel penghancur, tubuh juga memiliki protein penghancur berupa bahan kimia yang disebut sistem komplemen. Sistem ini tersusun kurang lebih 20 bahan kimia (protein yang berbeda) yang bersirkulasi secara bebas bersama darah.

Mekanisme sistem komplemen dalam menjaga tubuh dari serangan patogen adalah dengan membentuk agregasi dengan patogen (kompleks serangan membran) yang targetnya adalah membran plasma sama seperti NKC. kompleks serangan membran ini juga akan memicu respon antibodi.

Third line defence

barier ketiga ini digunakan ketika bibit penyakit lolos dari barier kedua, yaitu lolos dari makrofag. barier ketiga ini melibatkan respon imun spesifik karena melibatkan mekanisme antigen-antibodi, yang mana mekanisme satu macam antibodi spesifik untuk satu macam antigen.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa antigen adalah senyawa kimia yang dapat merangsang respon imun/kekebalan tubuh.Dengan kata lain antigen adalah bibit penyakit. Sedangkan antibodi adalah zat yang dihasilkan oleh tubuh sebagai bentuk respon terhadap antigen.

Barier ketiga ini berupa limfosit,disebut dengan imunitas humoral karena mensekresikan antibodi ke darah dan cairan tubuh lainnya. Limfosit ada dua macam sel yaitu sel B dan sel T. Limfosit memiliki reseptor protein di permukaannya dan mengenali antigen dan langsung menanggapinya dengan sistem imun spesifik. limfosit sel B merespon dengan cara membentuk antibodi yang akan mengaktifkan sistem komplemen yang dirangsang oleh antigen dari patogen. Dalam kasus ini bagian yang dikenal dengan sisi determinan antigen berperan sebagai antigen yang berbeda. Sedangkan limfosit sel T tidak menghasilkan antibodi tetapi langsung menyerang sel tubuh yang ada antigennya.

Sel T melindungi tubuh dari infeksi virus dan kanker, membunuh sel yang tidak normal atau virus yang menginfeksi sel tubuh. Sekali sel T helper memulai respon, tahapan yang kompleks dimulai. Bagian proses ini adalah sekresi molekul regulator-sitokin/interleukin (atau limfokin jika disekresikan oleh limfosit).

macam-macam interleukin:

  • interleukin 1 : disekresi oleh makrofag dan diaktivasi oleh sistem sel T

  • interleukin 2 : disekresikan oleh sel T helper, untuk mengaktivasi T-sitotoksin.

  • interleukin 4 : faktor yang merangsang sel B, disekresikan oleh T sel digunakan untuk proliferasi dan perkembangan klon sel B


Interaksi sel pada respon T sel.

pada saat antigen makrofag memproses antigen asing, T sel-makrofag mensekresikan interleukin 1 yang menyebabkan pembelahan sel dan perbanyakan sel T. Ketika sel T pembantu sudah diaktifkan karena kehadiran antigen yang dikenali oleh sel T-makrofag, mereka mensekresikan sitokin yang perannya sebagai faktor stimulasi koloni makrofag. gamma interferon, sel T pembantu mensekresikn interleukin 2, yang merangsang perbanyakan sel T yang spesifik pada suatu antigen. (interlekuin 2 juga menytimulus sel B). sel T Sitotoksin dapat menghancurkan sel yang terinfeksi hanya jjika sel tersebut terdapat antigen asing bersama protein MHC-I.

teori : kebanyakan vertebrata memiliki glikoprotein yang disintesis oleh gen yang disebut MHC (Major Histicompability Complex). Glikoprotein yang dihasilkan oleh MHC adalah HLA (Human Leucocyte Antigen) yang berperan sebagai marker yang dapat membedakan sel tubuh dari sel asing (sistem ini dikenal dengan self_versus _nonself_recognition) yang dikenali oleh sel T.

MHC ada dua macam, MHC I yang hanya ditemukan pada sel yang memiliki nukleus, dan MHC II yang hanya ditemukan pada sel yang tidak bernukleus.(makrofag-sel ).

Kisi-kisi UAS kelas XI IPA tahun ajaran 2010/2011

Berikut ini kisi-kisi ulangan akhir semester kelas XI IPA untuk tahuun ajaran 2010/2011. Sadarilah bahwa saya pernah mengajarkan ini pada kalian,  

Pada soal no:
1. ingin menunjukkan pada kalian mampu membedakan organ yang terlibat dalam proses pencernaan mekanik dan kimia.

2. ingin menunjukkan bahwa dalam pencernaan makanan dibagi menjadi dua kelompok besar yang dibutuhkan oleh tubuh yaitu makronutrien dan mikronutrien

3. agar kalian mengetahui perbedaan kelenjar pencernaan dan saluran pencernaan

4.  ingin menunjukkan bahwa karbohidrat, protein, dan lemak memiliki fungsi khas masing-masing

5.  agar kalian mampu membedakan ciri organ-organ pencernaan

6.  - - - terlalu mudah untuk disebutkan----

7. agar kalian mengetahui macam-macam udara pernafasan

8. agar kalian mampu menyebutkan alat-alat pernafasan pada manusia

9.  agar kalian dapat menunjukkan letak-letak pertukaran udara pernafasan ataupun mekanismenya

10.  ---

11. agar kalian memahami fungsi organ-organ pernafasan

12. penyakit pada pernafasan

13. pahmilah dengan baik anatomi ginjal (bukan anatomi nefron)

14. agar kalian bisa menganalisis disfungsi ginjal 

15. Agar kalian bisa menyebutkan proses pembentukan urine pada nefron

16. Penyakit pada sistem ekskresi

17. agar kalian bisa mencari hubungan antara  hati, sistem ekskresi dan sistem peredaran darah

18. - - - 

19 . menganalisis pernyataan yang benar mengenai urine

20. agar kalian bisa menyebutkan anatomi neuron dengan benar

21.  agar kalian mampu membedakan antara gerak refleks dan gerak biasa

22. kelenjar, fungsi, dan lokasi dalam kaitannya dengan sistem koordinasi

23.  membedakan anatomi mata, dan fungsinya (detail lho)

24. pelajarilah mengenai apa saja yang terlibat dalam proses ovulasi

25. ceritakanlah mengenai proses mendengar

26. hapalkan dengan baik 12 pasang saraf cranial dan tipenya sensorik atau motorik

27. pelajari Anatomi sistem reproduksi wanita dan fungsinya

28. pelajarilah semua yang terkait dengan spermatogenesis

29.  Jangan hapalkan tetapi pahami  siklus menstruasi dengan mempelajari grafik dan kaitkan dengan hormon yang terlibat beserta masing-masing karakter hormonnya.

30 dan 31  . hormon pada wanita yang berkaitan dengan sistem reproduksi baik fungsi dan targetnya

32. pelajari spermatogenesis dan hormon-hormonnya

33. teknik kontrasepsi yang dapat dilakukan pada pria dan wanita

34. kaitan fungsi kulit dan sistem imun

35. ---

36 dan 40.  Bedakanlah sistem kekebalan aktif, pasif, alami, dan buatan. ingatlah mengenai definisi aktif dan pasif  juga bedakan alami dan buatan juga contohnya

37.pelajari sistem yang terjadi pada mekanisme kekebalan spesifik (sel dan antibodi yang terlibat)

38. pahamilah mekanisme tubuh mendapatkan kekebalan.

39.  ingin menunjukkan bahwa sel limfosit bermacam-macam.

Selamat belajar dan memahami jangan menghapalkan tapi biasakanlah memecahkan kehidupan dengan dasar teori tersebut. Lupa itu biasa, paham itu luar biasa. Apakah kalian paham kita akan ketahui di essay. Good Luck!!