1060

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 2 title

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com.

slide 3

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 4 =

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 5

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

Sunday, August 26, 2012

Jaringan ikat dan jaringan tulang

Untuk mempelajari jaringan ikat pada hewan yang sebenarnya, Anda harus tahu terlebih dahulu seperti apakah komponen dasar jaringan ikat tersebut.

Jaringan ikat memiliki dua komponen dasar yaitu:

  1. matriks

  2. sel-sel penyusun jaringan ikat.


4.1.1. Matriks

Matriks sendiri masih terbagi lagi menjadi 2 yaitu serat dan bahan dasar. Untuk seratnya ada 3 macam semuanya terbuat dari protein, jika tidak terbuat dari kolagen ya elastin. Ketiga macam serat itu adalah serat kolagen, serat elastin, dan serat retikulin. Karakter seratnya dapat dilihat dari beberapa apsek.

Aspek yang pertama adalah protein penyusunnya.

  • serabut kolagen dan retikeler terbuat dari protein kolagen

  • serabut elastin terbuat dari protein elastin


Kemudian untuk membedakan antara kolagen dan retikuler adalah mana yang lebih tips, dalam hal ini retikuler lebih tipis seratnya dan lebih pendek. yang kedua serat retikuler masih dilapisi oleh glikoprotein.

Aspek yang kedua untuk membedakan ketiga serat adalah dari warnanya:

  • serabut kolagen berwana putih

  • serabut elastin berwarna kuning












 Gambar 1. Perbandingan serabut kolagen dan serabut elastis








4.1.2.  Bahan dasar

Bahan dasar dari matrik terbuat dari mukoolisakarida sulfat dan asam hialuronat. Jika konsentrasi asam hialuronatnya rendah akan menyebabkan matrik yang kaku dan jika konsentrasinya meningkat akan menyebabkan sifat yang semakin lentur.

bagian yang kedua penyusun jaringan ikat selain matriks adalah sel-sel jaringan ikat. Sel-sel jaringan ikat yang menyusun jaringan ikat antara lain adalah:

1. fibroblast

2. makrofag

3. sel lemak

4. sel tiang

5. sel darah

Mari kita lihat fungsi masing-masing setiap sel jaringan ikat. Macam sel jaringan ikat ,yaitu :

  1. Fibroblas adalah sel yang mengekskresikan protein pada serabut

  2. Makrofag, adalah sel yang bentuknya tidak beraturan ,umumnya terletak dekat pembuluh darah dan bergerak jika terjadi luka. Sel ini dapat bergerak secara ameboid dan aktif memakan sel darah merah yang rusak dan asing.

  3. Sel Mast adalah yang memproduksi heparin yang berfungsi mencegah pembekuan darah dan histamin yang dapat menyebabkan permeabilitas kapiler darah.

  4. Sel lemak adalah sel yang terspesialisasi untuk menyimpan lemak

  5. Sel darah adalah sel darah putih


 

kesimpulannya

  • Jaringan ikat terdiri dari sel-sel, serabut, dan matriks.

  • Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau  mempersatukan jaringan-jaringan menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ, menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh.


Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua yaitu jaringan ikat longgar dan jaringn ikat padat:

4.1.1 Jaringan ikat longgar

  • Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis , serabutnya longgar.

  • Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ, pembuluh darah dan saraf.

  • Jaringan ikat longgar dikenal juga dengan nama Jaringan Ikat Areolar.

  • Jenis jaringan ikat ini banyak ditemukan adanya substansi dasar dan cairan jaringan.

  • Jaringan ikat longgar banyak mengandung sel pengembara seperti makrofag, sel mast dan sel yang tidak berdeferensiasi.

  • Jaringan ini banyak dijumpai pada pembuluh darah, saraf, diantara berkas otot, di bawah epitel.















  •  

    Gambar 2.  Kenampakan jaringan ikat longgar pada mikroskop

    Fungsi jaringan ini sebagai pengisi, penunjang dan bantalan, membungkus organ-organ tubuh, pembuluh darah dan saraf


4.1.2.  Jaringan ikat padat

  • Nama lainnya jaringan  ikat serabut putih, karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih.

  • Jaringan ini terdapat pada selaput urat, selaput pembungkus otot, fasia, ligamen dan tendon.

  • Jumlah serabut lebih banyak dari sel dan matrik.

  • Jaringan ikat padat dibagi menjadi 2, yaitu Jaringan Ikat Padat teratur dan Tidak teratur.

  • Jaringan Ikat Padat Teratur, mengandung terutama serabut kolagen.

  • Serabut kolagen paling banyak dan tersusun saling menyilang.

  • Populasi sel yang utama adalah fibroblast.

  • Banyak dijumpai pada organ seperti : kapsula paru-paru, kapsula hati, ginjal, limpa, testis, fasia, aponeurosa, perikardium dan dermis.



















  • Gambar 3.  Kenampakan jaringan ikat padat pada mikroskop

    Jaringan Ikat Padat Tidak Teratur, terdapat dua bentuk tergatung macam serabutnya.



  • Pada tendon dan ligamen mayoritas kolagen sedangkan pada ligamentum serabut elatis yang utama.


Istilah penting jaringan ikat

  • Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot.

  • Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang.

  • Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang, tulang dengan tulang, juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh.

  • fibroblas : sel penyusun jaringan ikat longgar yang berfungsi untuk sekresi dan sintesis protein pada serabut

  • makrofag : sel penyusun jaringan ikat longgar yang berfungsi sebagai pelindung ; terletak di dekat pembuluh darah; dan bersifat fagosit. (Jika ada bagian tubuh yang terluka, makrofag akan bergerak secara amoeboid)

  • histamine : hasil produksi sel mast (sel penyusun jaringan ikat longgar) yang berfungsi untuk mengatur permeabilitas kapiler darah.

  • heparin : hasil produksi sel mast (sel penyusun jaringan ikat longgar) yang berfungsi untuk mencegah pembekuan darah.


4.2. Jaringan Tulang

Jaringan tulang dibagi menjadi 2 yaitu jaringan tulang rawan (Kartilago) dan tulang keras.

4.2.1. Kartilago

  • Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim,

  • Pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan.

  • Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh.


Ada 3 macam jaringan tulang rawan :

a.Kartilago hialin

  • Matriksnya bening kebiruan.

    • Terdapat pada permukaan tulang sendi, cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok, ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang.















    •    

      Gambar 4.  Kenampakan kartilago hialin pada mikroskop

      Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian, menguatkan saluran pernafasan, memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas.




b.Kartilago fibrosa

  • Matriksnya berwarna gelap dan keruh.

  • Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang, persendian tulang pinggang, pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan.

  • Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong.




















Gambar 9.  Kenampakan kartialago fibrosa pada mikroskop

c.Kartilago elastik

  • Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan.

    • Jaringan ini terdapat pada daun telinga, epiglottis, pembuluh eustakius dan laring.














 








Gambar 10.  Kenampakan kartilago elastik pada mikroskop


 


 

4.2.2.  Osteon

Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks, Matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Perhatikan gambar 11 berikut ini. Gambar tersebut adalah kumpulan unit dasar tulang. Unit dasar tulang disebut dengan sistem Haversi. Sistem ini tersusun atas canalis/saluran haversi yang terdapat pembuluh darah, lakuna, yang merupakan tempat osteosit berada, lapisan konsentris yang merupakan matriks Tulang merupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka.













 

Gambar 11.  Sistem haversi

Berdasarkan anatominya osteon dibagi menjadi  2 macam :

1.       Tulang kompak, bila matriks tulangnya  rapat dan padat. keterangan a pada gambar berikut

2.       Tulang spons, bila matriksnya berongga. keterangan c pada gambar berikut



 

 

sumber gambar ; http://legacy.owensboro.kctcs.edu/gcaplan/anat/histology/api%20histo%20connective.htm

jaringan hewan | jaringan epitel

Jaringan adalah sekumpulan sel yang sama baik bentuk ukuran dan fungsinya Artinya jika kita menggambar suatu jaringan maka harus lebih dari satu sel, bentuk dan ukuran dalam gambar misalnya bulat selnya ya harus bulat pula yang lainnya Apabila bentuk penyusunnya berlainan maka itu sudah membentuk organ, karena organ itu disususn oleh lebih dari 1 jaringan.

Jadi jaringan epithellium itu artinya jaringan yang tersusun atas sel sel epithelium yang bentuk , ukuran dan fungsinya sama  Begitu pula jaringan syaraf ya jaringan yang tersusun atas sekumpulan neuron yang bentuk , ukuran dan fungsinya sama. Jangan sampai sekali lagi punya image mau menggambar jaringan , namun yang digambar hanya satu sel .

Untuk menghafal jaringan di tubuh manusia ini saya punya cara menghafal yang mudah yaitu , pegang lengan kita amati sebentar kemudian sentuh , apa yang bisa kita analisa

Lihat  lengan tangan kita itu dilindungi oleh kulit , Lha bagian luar itu jaringan epithel. Jika jaringan epithel itu kita kelupas / terkelupas pasti kelihatan daging to? , itu pasti jaringan otot karena daging itu sekumpulan sel otot. Apabila daging yang terlihat karena epithelnya terkelupas atau kita kelupas pasti rasanya sakit to? itu karena ada jaringan syarafnya . Meskipun sakit tetap kita lakukan ya pasti berdarah itu pasti jaringan darah (sebagai jaringan penyokong). Jika sudah keluar darah tetap daging dikelupas, maka akan terlihat tulang itu pasti sekumpulan jaringan tulang (sebagai jaringan penyokong ). Begitu seterusnya akan terlihat jaringan lemak, jaringan ikat dll.

Kesimpulannya Tubuh kita itu disusun oleh

  1. Jaringan epithellium

  2. Jaringan otot

  3. Jaringan syaraf

  4. Jaringan penyokong


4.1.Jaringan darah


4.2.Jaringan tulang rawan (kartilago)


4.3.Jaringan tulang


4.4.Jaringan ikat


5. jaringan lemak (adiposa) .


1. Jaringan Epitelium

Jaringan epitel adalah jaringan yang membungkus permukaan tubuh baik yang diluar (epithel) maupun bagian yang dalam ( endothellium). Karena membungkus maka dipastikan letaknya pasti paling luar berhubungan dengan udara. Kalau dilambung ya paling luarnya lambung yang ada udaranya , karena polanya paling luar maka si endothelium itu kebanyakan berupa saluran saluran (ductus) yang ada aksesnya keluar .

Jaringan epithel ini salah satu dari empat jaringan dasar (jaringan otot, jaringan saraf, jaringan penyokong). Dahulu istilah epitel digunakan untuk menyebut selaput jernih yang berada di atas permukaan tonjolan anyaman penyambung di merah bibir (Epitel: Epi di atas; Thele bibir). Istilah ini kini digunakan untuk semua jaringan yang melapisi sesuatu struktur dan saluran.

A.     Sifat umum

  • Jaringan epitel terdiri dari sel dengan batas yang jelas

  • Terletak paling luar maka sebagai proteksi

  • Susunannya rapat satu sama lain.

  • Jika di saluran selain proteksi juga bisa untuk akses transportasi misal alveolus, usus halus (sebagai absorbsi bisa osmose maupun difusi) jika di kulit ya bisa sebagai indra.

  • Sangat cepat regenerasinya karena sebagai proteksi segera harus tergantikan jika rusak.

  • Tentu tidak ada pembuluh darah dalam jaringan ini (zat makanan diberikan ke jaringan secara difusi dari pembuluh darah kapiler) yang terletak di jaringan di bawahnya.

  • Bentuknya bervariasi tergantung dari letak maupun perannya ( posisi menentukan peran)


B.     Embriologi

Jaringan epitel dapat berasal dari:

  1. Ektoderm. Misalnya epitel pada kulit

  2. Endoderm. Misalnya epitel pada saluran pencernaan

  3. Mesoderm. Misalnya epitel pada saluran kemih


C.     Fungsi Epithel

Epitel memiliki berbagai fungsi tergantung dari posisi jaringan. Fungsinya antara lain:

  1.  Sebagai pelindung

  2. Sebagai alat penyaring atau filtrasi

  3. Sebagai alat sekresi

  4. alat absorpsi

  5. Mendukung sistem respirasi


Dalam rangka fungsinya sebagai pelindung, biasanya epitel sendiri pun diberi pelindung yaitu lapisan tanduk (korneum), silia, dan lapisan lendir.


  1. Klasifikasi


 Berdasarkan Bentuk & Susunannya dibedakan:

1. Epitel pipih selapis

jaringan epitel skuamosa selapis

  • Epitel selapis pipih terdiri dari satu lapis saja dan sel berbentuk pipih.

  • Lokasi: pembuluh limfe, kapsula glomerulus, alveoli, peritonium, pleura, perikardium.

  • Fungsi: difusi, filtrasi


2. Epitel kubus selapis

jaringan Epitel kubus selapis

  • Epitel selapis kubus terdiri dari satu lapis sel dan sel berbentuk seperti kubus.

  • Lokasi: tubulus ginjal, saluran kelenjar ludah, kelenjar keringat, permukaan ovari, permukaan dalam lensa mata, sel-sel berpigmen dari retina.

  • Fungsi: sekresi dan absorbsi


3. Epitel silindris selapis

jaringan epitel kolumnar selapis

  • Epitel selapis silindris terdiri dari satu lapis sel dan selnya berbentuk silindirs (torak).

  • Lokasi: lambung, usus, kelenjar pencernaan, kantong empedu, saltran uterus, uterus, rongga hidung.

  • Fungsi: sekresi dan absorpsi


4. Epitel pipih berlapis

jaringan epitel pipih berlapis

  • Epitel berlapis pipih sebenarnya tidak semuanya berbentuk pipih.

  • Yang berbentuk pipih hanya pada sel sebelah atas.

  • Sel pada lapisan terbawah dapat berbentuk silindris.

  • Lokasi: epidermis, vagina, mulut, esofagus, saluran anus, ujueg uretra.

  • Fungsi: proteksi


5. Epitel kubus berlapis


jaringan epitel kuboid berlapis

  • Epitel berlapis kubus jarang ditemukan pada tubuh.

  • Lokasi: kelenjar keringat, kelenjar minyak, kelenjar tiroid, ovarium, zakar.

  • Fungsi: sekresi dan ekskresi


6. Epitel silindris berlapis banyak

  • Epitel berlapis silindris jarang ditemukan. Paling banyak terdiri dari dua lapisan saja.

  • Lokasi: saluran kelenjar ludah, saluran kelenjar susu, uretra, laring, faring, langit-langit mulut.

  • Fungsi: sekresi dan pergerakan.


7. Epitel silindris berlapis semu

epitel kolumnar berlapis semu

  • Lokasi: saluran reproduksi, rongga hidung, saluran kerongkongan,

  • Fungsi: sekresi, proteksi dan gerakan zat


8. Epitel transisional

  • Pada epitel ini, strukturnya mirip epitel berlapis gepeng.

  • Pada lapisan atas terdapat lapisan sel yang berbentuk payung (sel payung).

  • Sel payung dalam keadaan regang akan memipih, misalnya dalam keadaan saluran terisi penuh.

  • Lokasi: saluran kencing, kandung kemih, ureter, ginjal.

  • Fungsi: memungkinkan perubahan dalam bentuk.


http://www.vetmed.vt.edu/education/curriculum/vm8054/labs/lab4/lab4.htm

Perhatikan dan pelajari perbedaan strukturnya gambar-gambar berikut ini!

Identifikasi : selapis sel yang datar yang mengelilingi ruang kosong yang besar.

Lokasi:  paru-paru (membatasi alveolus, kantung udara) dan membatasi pembuluh

Fungsi :  Pertukaran gas (difusi)




















Identifikasi : selapis sel berbentukmenyerupai kubus dengan ukuran nucleus yang besar dan berbentuk bulat. Umumnya tersusun melingkar (membentuk tubulus).

Lokasi : tubulus ginjal

Fungsi :  absorspsi dan sekresi










 









B



 

 

Identifikasi : selapis sel yang memanjang, nucleus berbentuk oval dekat dengan membrane basalis.

Lokasi:  interstinum-jejenum

Fungsi :  absorspsi dan sekresi










silindris selapis









C



Identifikasi : selapis sel yang memanjang akan tetapi memiliki ketinggian yang berbeda dengan susunan nukleus tidak beraturan

Lokasi:  trakea

Fungsi :  sekresi dan pergerakan lender

Fitur : silia sel goblet






















Identifikasi : lapisan sel pipih yang berlapis-lapis, bentuk sel semakin ke permukaan semakin pipih, mendekati dasar akan semakin kuboid.

Lokasi:  pembatas rongga mulut dan esofagus.

Fungsi :  perlindungan dari abrasi dan infeksi

eiptel pipih berlapis


http://biology.uco.edu/AnimalBiology/Tissues/epithelium-simple-cuboidal2.jpg

Wednesday, July 25, 2012

Determinasi





DETERMINASI


Determinasi yaitu membandingkan suatu tumbuhan dengan satutumbuhan lain yang sudah dikenal sebelumnya (dicocokkan ataudipersamakan). Karena di dunia ini tidak ada dua benda yang identik atau persis sama, maka istilah determinasi (Inggris to determine =menentukan, memastikan) dianggap lebih tepat daripada istilahidentifikasi (Inggeris to identify = mempersamakan (Rifai,1976).


2.1. CARA MENDETERMINASI TUMBUHAN 

Untuk mendeterminasi tumbuhan pertama sekali adalah mempelajari sifatmorfologi tumbuhan tersebut (seperti posisi, bentuk, ukuran dan jumlah bagian-bagian daun, bunga, buah dan lainlainnya). Langkah berikutadalah membandingkan atau mempersamakan ciri-ciri tumbuhan tadidengan tumbuhan lainnya yang sudah dikenal identitasnya, denganmenggunakan salah satu cara di bawah ini:


1. IngatanPendeterminasian ini dilakukan berdasarkan pengalaman atau ingatankita. Kita mengenal suatu tumbuhan secara langsung karena identitas jenistumbuhan yang sama sudah kita ketahui sebelumnya, misalnya didapatkandi kelas, atau pernah mempelajarinya, pernah diberitahukan orang laindan lain-lain.

2. Bantuan orangPendeterminasian dilakukan dengan meminta bantuan ahli-ahli botanisistematika yang bekerja di pusat-pusat penelitian botani sistematika, atausiapa saja yang bisa memberikan pertolongan. Seorang ahli umumnyadapat cepat melakukan pendeterminasian karena pengalamannya, dankalau menemui kesulitan maka dia akan menggunakan kedua cara berikutnya.

3. Spesimen acuanPendeterminasian tumbuhan dapat juga dilakukan denganmembandingkan secara langsung dengan specimen acuan yang biasanyadiberi label nama. Spesimen tersebut bisa berupa tumbuhan hidup,misalnya koleksi hidup di kebun raya. Akan tetapi specimen acuan yangumum dipakai adalah koleksi kering atau herbarium.

4. Pustaka






Cara lain untuk mendeterminasi tumbuhan adalah denganmembandingkan atau mencocokkan ciriciri tumbuhan yang akandideterminasi dengan pertelaan-pertelaan serta gambar-gambar yang adadalam pustaka. Pertelaan-pertelaan tersebut dapat dijumpai dalam hasil penelitian botani sistematika yang disajikan dalam bentuk monografi,revisi, flora, buku-buku pegangan ataupun bentuk lainnya.5. Komputer Berkat pesatnya kemajuan teknologi dan biometrika akan ada mesinelektronika modern yang diprogramkan untuk menyimpan, mengolah danmemberikan kembali keterangan-keterangan tentang tumbuh-tumbuhan.Dengan demikian pendeterminasian tumbuh-tumbuhan nantinya akandapat dilakukan dengan bantuan komputer.


2.2. ATURAN PEMBUATAN KUNCI DETERMINASI

Kunci determinasi merupakan suatu alat yang diciptakan khusus untuk memperlancar pelaksanaan pendeterminasian tumbuh-tumbuhan. Kuncideterminasi dibuat secara bertahap, sampai bangsa saja, suku, marga atau jenis dan seterusnya. Ciri-ciri tumbuhan disusun sedemikian rupasehingga selangkah demi selangkah si pemakai kunci dipaksa memilihsatu di antara dua atau beberapa sifat yang bertentangan,begitu seterusnyahingga akhirnya diperoleh suatu jawaban berupa identitas tumbuhan yangdiinginkan. Beberapa syarat kunci determinasi yang baik menurut Vogel(1989) antara lain:1. Ciri yang dimasukkan mudah diobservasi, karakter internal dimasukkan bila sangat penting.2. Menggunakan karakter positif dan mencakup seluruh variasi dalam grupnya. Contoh :

1. Leaves opposites

2. Leaves either in whorls, or spirally arranged, or distichous

Bukan

1. Leaves opposites

2. Leaves not opposites

3. Deskripsi karakter dengan istilah umum yang dimengerti orang

4. Menggunakan kalimat sesingkat mungkin, hindari deskripsi dalamkunci

5. Mencantumkan nomor couplet

6. Mulai dari ciri umum ke khusus, bawah ke atas


CONTOH KUNCI DETERMINASI SEDERHANA

Contoh kunci paralel

1.a. Pohon tegak atausemak……………………………………………………………2

    b. Berupa semak………………………………………………………………………5




2. a. Petal bagian dalam sangat berbeda dengan bagian luar……………………………3

     b. Petal bagian dalam mirip dengan bagian luar……………………………………...4

3. a. Bentuk petal deltoid, ovul tunggal pada masing-masingkarpel……….…1. Annona

     b.Bentuk petal linier, ovul banyak pada masing-masing karpel…………...6. Xylopia

4 .a. Petal panjang bentuk lanseolatus, ovul banyak………………………....3.Cananga

     b. Petal bentuk ovatus atau elongates, ovuldua…………………………..4.Polyalthia

5.a. Petal menggembung di bagian dasar dan menutupi anther……………2. Artabotrys

    b. Petal lebar dan pipih, tidak menutupianther…………………………….. 5. Uvaria





Friday, June 1, 2012

Kisi-kisi uas semester genap Biologi SMA kelas XI IPA Don Bosco III

UAS Kelas XI IPA Biologi semester genap SMA Don Bosco III (2011/2012)


Dapat Anda download juga tulisan ini  dalam format pdf dengan password : PakEkoGanteng

hehehehehehehehe!!!!!

Di sini ----> http://biologi.ucoz.com/download/kisi-kisi/kisi2011_2012_uas_kelas_xi.rar

ini kisi-kisinya

1. Mengasosiasikan struktur dan  fungsi organ-organ dalam sistem pencernaan makanan manusia.

2.  Mengidentifikasi zat-zat yang terdapat dalam bahan makanan dan fungsinya bagi tubuh

3.  Menyebutkan fungsi organ-organ penyusun sistem, pencernaan manusia.

4.  Mengidentifikasi zat-zat yang terdapat dalam bahan makanan dan fungsinya bagi tubuh

5.  Mengasosiasikan struktur dan  fungsi organ-organ dalam sistem pencernaan makanan manusia.

6.  Menjelaskan proses pencernaan makanan yang terjadi pada organ-organ sistem pencernaan makanan manusia

7.  Menjelaskan fisiologis penyerapan bahan makanan dan organisme yang terlibat.

8.  Menjelaskan parameter pengukuran fisologis paru-paru

9. Mengidentifikasi struktur sistem pernapasan pada manusia

10.  Menjelaskan fisiologis pernafasan yang terjadi pada  manusia

11.  Membandingkan antara struktur dan fungsi sistem pernapasan pada beberapa hewan vertebrata dan avertebrata

12  Mengkaitkan struktur dan fungsi sistem pernafasan pada manusia

13. Mengumpulkan informasi dari berbagai sumber tentang gangguan/penyakit yang terdapat dalam sistem pernapasan manusia

14 Mengkaitkan struktur dan fungsinya ginjal/nefron.

15.  Mengidentifikasi penyakit/gangguan pada ginjal sebagai alat ekskresi manusia

16.  Menjelaskan struktur nefron dan fisiologis pembentukan urine

17 .Mennyebutkan penyakit/gangguan pada ginjal sebagai alat ekskresi manusia

18. Mengkaitkan sistempencernaan dan sistem ekskresi pada manusia

19. Menganalisis gangguan pada sistem ekskresi.

20. Membedakan macam-mcam ekskresi.

21.. Mengidentifikasi struktur dan fungsi nefron

22. Menjelaskan fisiologis neuron sebagai penerima impuls.

23. Menjelaskan struktur dan fungsi neuron

24. Menjelaskan proses penghantaran impuls dalam kaitannya dengan sistem saraf pusat.

25. Menyebutkan struktur dan fungsi dari otak sebagai sistem saraf pusat pada manusia.

26. Menjelaskan fungsi dari hormon dan kelenjar pada sistem koordinasi manusia.

27. Menyebutkan gangguan hormonal pada sistem koordinasi pada manusia.

28. Megidentifikasi fungsi dari bagian-bagian penyusun alat indera pada manusia.

29. Mengidentigfikasi fungsi dari hormon pada manusia.

30. Menyebutkan aliran rangsangan pada sistem indera manusia hingga diterima sebagai impuls.

31.   Menyebutkan fisiologis dan peran dari sistem saraf kranial.

32. Menyebutkan struktur anatomi sistem reproduksi manusia

33.  Mengidentifikasi hormon yang terlibat dalam sistem reproduksi pria dan wanita

34. .Mengidentifikasi fisiologis siklus menstruasi.

35. .Membedakan fungsi hormon yang terlibat dalam proses sistem reproduksi manusia (pria dan wanita)

36. .Mengidentifikasi struktur, fungsi, dan proses pada sistem reproduksi manusia (pria dan wanita)

37. Mengidentifikasi keterkaitan antara hormon dan kelenjar beserta fungsinya dalam sistem reproduksi

38. Menyebutkan proses fisiologis pada gametogenesis

39. Menganalis grafik siklus menstruasi

40. Menyebutkan alat kontrasepsi dan proses pencegahan kehamilan untuk mendukung program keluarga berencana.-->(cari di internet/literatur lain)

Saturday, May 5, 2012

Daftar istilah ekosistem

Istilah-istilah penting dalam ekosistem

kelompok 1.




  •  Individu

    • salah satu maklhuk hidup tunggal yang utuh dan tidak dapat dibagi lagi. Contoh : seekor harimau, seekor rusa, sebatang pohon jambu dan seorang manusia.



  •  Populasi

    • sekelompok atau sejumlah individu sejenis atau spesies yang mendiami satu daerah tertentu. Contoh : populasi rusa di tepi hutan yang terdiri dari 4 buah ekor rusa, populasi rumput yang terdiri dari banyak individu rumput baik yang baru tumbuh maupun yang sudah lama tumbuh.



  • Komunitas

    • Seluruh populasi yang hidup bersama di suatu darah dan saling berinteraksi satu sama lain. Contoh : komunitas hutan yang terdiri dari populasi rumput, kawanan populasi rusa dan populasi ular.



  •  Habitat

    • Tempat hidup suatu makhluk hidup dengan lingkungan tertentu yang sesuai. Contoh : Harimau hidup di hutan sebagai habitatnya, Ikan hidup di air sebagai habitatnya.




 

Kelompok 2.




  • Netral

    • Hubungan tidak saling mengganggu antarorganisme dalam habitat yang sama yang bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak, disebut netral. Contohnya : antara capung dan sapi.



  • Predasi

    • Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup. Sebaliknya, predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang, rusa,dan burung hantu dengan tikus.



  • Parasitisme

    • Parasitisme adalah hubungan antarorganisme yang berbeda spesies, bilasalah satu organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan dari hospes/inangnya sehingga bersifat merugikan inangnya.
      contoh : Plasmodium dengan manusia, Taeniasaginata dengan sapi, dan benalu dengan pohon inang. Perhatikan



  • Komensalisme

    • Komensalisme merupakan hubunganantara dua organisme yang berbeda spesies dalam bentuk kehidupan bersama untuk berbagi sumber makanan; salah satu spesies diuntungkan dan spesies lainnya tidak dirugikan. Contohnya anggrek dengan pohon yang ditumpanginya.



  • Mutualisme

    • Mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Contoh, bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar kacang-kacangan.




 

Kelompok 3.




  • Alelopati

    • merupakan interaksi antarpopulasi, bila populasi yang satu menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbuhnya populasi lain. Contohnya, di sekitar pohon walnut (juglans) jarang ditumbuhi tumbuhan lain karena tumbuhan ini menghasilkan zat yang bersifat toksik. Pada mikroorganisme istilah alelopati dikenal sebagai anabiosa.Contoh, jamur Penicillium sp. dapat menghasilkan antibiotika yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.



  • Kompetisi

    • merupakan interaksi antarpopulasi, bila antarpopulasi terdapat kepentingan yang sama sehingga terjadi persaingan untuk mendapatkan apa yang diperlukan. Contoh, persaingan antara populasi kambing dengan populasi sapi di padang rumput.




 

Kelompok 4.




  • Komponen autotrof (Auto = sendiri dan trophikos = menyediakan makan).

    • Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen, contohnya tumbuh-tumbuhan hijau.





  • Komponen heterotrof(Heteros = berbeda, trophikos = makanan).

    • Heterotrof merupakan organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai makanannya dan bahan tersebut disediakan oleh organisme lain. Yang tergolong heterotrof adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba.



  • Bahan tak hidup (abiotik)

    • Bahan tak hidup yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari. Bahan tak hidup merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup.



  • Pengurai (dekomposer)

    • Pengurai adalah organisme heterotrof yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati (bahan organik kompleks). Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Termasuk pengurai ini adalah bakteri dan jamur.




 

kelompok 5




  • Plankton;

    • terdiri alas fitoplankton dan zooplankton; biasanya melayang-layang (bergerak pasif) mengikuti gerak aliran air.



  • Nekton;

    • hewan yang aktif berenang dalam air, misalnya ikan.



  • Neuston;

    • organisme yang mengapung atau berenang di permukaan air atau bertempat pada permukaan air, misalnya serangga air.





  • Perifiton; merupakan tumbuhan atau hewan yang melekat/bergantung

    • pada tumbuhan atau benda lain, misalnya keong.



  • Bentos;

    • hewan dan tumbuhan yang hidup di dasar atau hidup pada endapan. Bentos dapat sessil (melekat) atau bergerak bebas,




Kelompok 6




  • Litoral

    • daerah yang berbatasan dengan darat.



  • Neretik

    • daerah yang masih dapat ditembus cahayamatahari sampai bagian dasar dalamnya ± 300 meter.



  • Batial

    • daerah yang dalamnya berkisar antara 200-2500 m



  • Abisal

    • daerah yang lebih jauh dan lebih dalam dari pantai (1.500-10.000 m).




misalnya cacing dan remis. Lihat Gambar.


a. Netral
Hubungan tidak saling mengganggu antarorganisme dalam habitat yang sama yang bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak, disebut netral. Contohnya : antara capung dan sapi.


b. Predasi
Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup. Sebaliknya, predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang, rusa,dan burung hantu dengan tikus.


c. Parasitisme
Parasitisme adalah hubungan antarorganisme yang berbeda spesies, bilasalah satu organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan dari hospes/inangnya sehingga bersifat merugikan inangnya.


contoh : Plasmodium dengan manusia, Taeniasaginata dengan sapi, dan benalu dengan pohon inang. Perhatikan Gambar 6.15


d. Komensalisme
Komensalisme merupakan hubunganantara dua organisme yang berbeda spesies dalam bentuk kehidupan bersama untuk berbagi sumber makanan; salah satu spesies diuntungkan dan spesies lainnya tidak dirugikan. Contohnya anggrek dengan pohon yang ditumpanginya.


e. Mutualisme
Mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Contoh, bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar kacang-kacangan.