1060

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 2 title

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com.

slide 3

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 4 =

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

slide 5

sedang migrasi dari konsepbiologi.wordpress.com

Saturday, December 21, 2013

Pengantar ilmu biologi

Pada tema ini hal yang ingin disampaikan kepada kalian adalah hanya mengantarkan kalian untuk memahami biologi itu apa sebenarnya dan apa yang dipelajari dalam biologi selama di SMA.

Secara detail pada bagian pengantar ini berisi tentang:

  1. Perkembangan yang terjadi pada biologi dari masa lalu hingga sekarang.

  2. Apa saja yang dibicarakan dalam biologi.

  3. Metodologi untuk memahami tentang biologi.

Pada bagian 1. Perkembangan biologi

kita akan mempelajari bahwa proses ilmiah yang terjadi dalam biologi dimulai dengan pengelompokan mahkluk hidup yang dilakukan oleh Aristoteles bersama muridnya Theopratus yang bersama-sama mengelompokkan tumbuhan agar

Monday, November 25, 2013

Mutasi

Mutasi Author : Chaidar Warianto

Mutasi berasal dari kata Mutatus (bahasa latin) yang artinya adalah perubahan. mutasi didefenisikan sebagai perubahan materi genetic (DNA) yang dapat diwariskan secara genetis keketurunannya.

Istilah mutasi petama kali digunakan oleh Hugo de Vries, untuk mengemukakan adanya perubahan fenotipe yang mendadak pada bunga Oenothera lamarckiana dan bersifat menurun. Ternyata perubahan tersebut terjadi karena adanya penyimpangan dari kromosomnya. Seth wright juga melaporkan peristiwa mutasi pada domba jenis Ancon yang berkaki pendek dan bersifat menurun. Penelitian ilmiah tentang mutasi dilakukan pula oleh Morgan (1910) dengan menggunakan Drosophila melanogaster (lalat buah). Akhirnya murid Morgan yang bernama Herman Yoseph Muller berhasil dalam percobaannya terhadap lalat buah, yaitu menemukan mutasi buatan dengan menggunakan sinar X (Anonim, 2009). Mutasi adalah perubahan pada materi genetik suatu makhluk

Wednesday, September 18, 2013

Hubungan katabolisme Lipid, karbohidrat dan protein

 Author : Sf. Eko Yulianto, S. Si.

Materi berikut ini kita akan mempelajari tentang hubungan lipid, karbohidrat dan protein dalam proses katabolisme. Untuk mempelajari hubungan ini Anda harus tahu mengenai proses katabolisme setiap makromolekul tersebut.

Pertama kita akan mempelajari konsepnya yaitu bahwa setiap makanan yang kita konsumsi akan disederhanakan terlebih dahulu menjadi bentuk yang paling sederhana, monomer, melalui beberapa tahap baik itu lemak, karbohidrat, maupun protein.

Dari gambar kita dapat mengetahui bahwa setiap makromolekul memiliki jalurnya sendiri untuk diubah menjadi energi. klik untuk memperbesar

Wednesday, August 28, 2013

SURAT BALASAN DARI PACARNYA YANG TERNYATA TUKANG SAYUR:

"MEMBALAS KENTANG SURATMU ITU,
BROKOLI SUDAH KUBILANG,
JANGAN TIAP DATENG RAMBUTMU SELALU KUCAI,
JAGUNGMU GAK PERNAH DI CUKUR.
DISURUH DATENG MALAM MINGGU, EHH NONGOLNYA HARI LABU.
DITAMBAH KONDISI KEUANGANMU MAKIN HARI MAKIN PARE,
KALO MO NELPON AKU AJA MESTI KE WORTEL….
TERUS TERONG AJA,
CINTAKU PADAMU SUDAH LAMA TOMAT...
JANGAN KANGKUNG AKU LAGI,
CABE DEHHHHHH!!!"

Surat cinta penjual buah

SURAT PENJUAL BUAH YG PATAH HATI:
"WAJAHMU MEMANG MANGGIS,
WATAKMU JUGA MELONKOLIS,
TAPI HATIKU NANAS KARENA CEMBURU,
SIRSAK NAPASKU,
HATIKU ANGGUR LEBUR,
INI DELIMA DALAM HIDUPKU,
MEMANG INI JUGA SALAKKU,
JARANG APEL MALAM MINGGU,
YA TUHAN,
MOHON BELIMBING-MU,
KALO MEMANG PERPISANGAN INI YG TERBAIK UNTUKKU,
SEMANGKA KAU BAHAGIA DGN PRIA LAIN...
SAWONARA...."
DARI: DURIANTO

SURAT BALASAN DARI PACARNYA YANG TERNYATA TUKANG SAYUR:

Wednesday, May 8, 2013

Kisi-kisi UAS kelas X Biologi 2012-2013


  1. Membedakan macam-macam keanekaragaman hayati.

  2. Menjelaskan karakter penyebaran fauna di Indonesia.

  3. memberikan macam-macam tempat atau jenis usaha pelestarian lingkungan di Indonesia.

  4. Mengklasifikasi organisme yang termasuk dalam kingdom plantae berdasarkan ciri-cirinya.

  5. Menjelaskan tahapan metagenesis Pteridophyta dan Bryophyta.

  6. Membandingkan metagenesis lumut dan paku.

  7. mengelompokkan anggota kelompok angiospermae berdasarkan ciri-ciri spesies.

  8. Membandingkan karakter tanaman monokotil dan dikotil.

  9. Membandingkan karakter Plantae (bryophyta-spermatophyta).

  10. Menyebutkan dasar klasifikasi kingdom animalia.

  11. Menentukan kelompok invertebrata berdasarkan karakter yang dimiliki.

  12. Menyebutkan karakter porifera dan klasifikasinya.

  13. menyebutkan macam dan tahapan perkembangbiakan coelenterata.

  14. Mengelompokkan vermes berdasarkan karakternya.

  15. Membandingkan dasar klasifikasi vermes dari tingkat filum hingga kelas.

  16. Menyebutkan penyakit yang bisa ditimbulkan dari kelompom vermes.

  17. Mengelompokkan spesies berdasarkan dasar klasifikas kelompok molusca.

  18. Membandingkan morfologi kelas Arthropoda.

  19. Mengelompokkan spesies arthropoda ke dalam kelas atau ordo yang benar.

  20. Menentukan dasar klasifikasi suatu takson dalam molusca.

  21. Mengelompokkan spesies molusca berdasarkan ciri-cirinya.

  22. Mencari persamaan takson dalam kelompok Arthropoda.

  23. Menyebutkan ciri-ciri tahapan metamorfosis serangga.

  24. Menyebutkan dasar pengelompokkan insecta berdasarkan karakter tertentu.

  25. Mengelompokkan hewan ke dalam kelas berdasarkan ciri-cirinya.

  26. Mengelompokkan spesies pada takson reptil

  27. Menyebutkan ciri-ciri spesies suatu takson vertebrata.

  28. Membedakan karakter-karakter vertebrata.

  29. Menyebutkan ordo mamalia berdasarkan karakternya.

  30. Mengelompokkan berbagai spesies pada kelompok pisces.

  31. Menganalisis pengaruh perubahan populasi pada suatu rantai makanan.

  32. menyebutkan pola interaksi dalam ekosistem.

  33. mengidentifikasi peran organisme dalam suatu jejaring makanan.

  34. Menyebutkan tingkat trofik suatu spesies dalam jejaring makanan.

  35. Mengidentifikasi hubungan jejaring makanan dan piramida energi.

  36. menganalisis pengaruh biomagnifikasi pada suatu jejaring makanan.

  37. menjelaskan proses yang terlibat dalam siklus biogekimia karbon dan nitrogen.

  38. Menyebutkan salah satu bentuk senyawa kimia yang terlibat dalam siklus biogeokimia nitrogen.

  39. Menyebutkan sumber-sumber pencemaran lingkungan.

  40. Menyebutkan cara mengurangi kerusakan lingkungan dikaitkan dengan sumber pencemaran dan akibatnya.

Sunday, April 21, 2013

Gametogenesis

Gametogenesis didefinisikan sebagai proses pembentukan gamet. Proses ini ada dua macam yaitu spermatogenesis dan oogenesis.

A. Spermatogenesis adalah proses pembentukan gamet yang terjadi pada individu jantan yang menghasilkan sperma.

B. Oogenesis adalah proses pembentukan gamet yang terjadi pada individu betina yang menghasilkan ovum

Keduanya memiliki kesamaan yaitu meiosis dimana hasil dari pembelahan tipe ini adalah haploid. Namun dalam hal jumlah sel anakan berbeda pada oogenesis hanya dihasilkan satu unit sel fungsional sedangkan pada spermatogenesis dihasilkan 4 kali sel gamet pada akhir pembelahan meiosis.

http://highered.mcgraw-hill.com/sites/dl/free/0072495855/291136/MicturtnReflx.swf

Link Video terkait :

http://highered.mcgraw-hill.com/sites/dl/free/0072495855/291136/meiosis.swf

http://highered.mcgraw-hill.com/sites/dl/free/0072495855/291136/FolliclOocyteMature.swf

http://highered.mcgraw-hill.com/sites/dl/free/0072495855/291136/random_orientation.swf

http://highered.mcgraw-hill.com/sites/dl/free/0072495855/291136/stages_meiosis.swf

http://highered.mcgraw-hill.com/sites/dl/free/0072495855/291136/features_meiosis.swf

Sistem hormon - Endokrinologi

Sistem hormon adalah sistem yang tersusun dari penghasil hormon (kelenjar/glandula) dan hormon itu sendiri. Hormon itu bentuknya cair yang dihasilkan oleh kelenjar. Hormon merupakan senyawa kimia yang targetnya bisa berupa kelenjar lain atau suatu jaringan tertentu.

kelenjar secara umum ada 2 macam, yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin. kelenjar eksokrin didefinisikan sebagai kelenjar yang menghasilkan hormon yang dikeluarkan tidak di darah, tetapi di permukaan suatu organ atau jaringan epitel. Sedangkan kelenjar endokrin adalah kelenjar yang mengeluarkan hormon ke darah. contoh dari kelenjar eksokrin adalah kelenjar di sekitar saluran pencernaan, kelenjar air mata, kelenjar minyak di kulit. sedangkan kelenjar endokrin beberapa contohnya adalah kelenjar pankreas, tiroid, paratiroid, adrenal.

Semuanya di atur oleh kelenjar utama yang disebut hipofisis atau pituitari. Kelenjar ini terbagi dalam dua yaitu bagian posterior dan anterior pada beberapa sumber ada yang menyebutkan ada bagian tengah yang disebu MSH yang menhasilkan MSH untuk merangsang pembentukan pigmen kulit.

Kelenjar pituitari cara kerjanya adalah mempengaruhi kelenjar lain seperti kelenjar tiroid, adrenal, dan kelamin. Untuk :

1. Adrenal maka dia akan mengeluarkan hormon ACTH (AdrenoChorTicotropik Hormone) yang merangsang korteks adren  (perhatikan kata 'kor' saya cetak tebal yang mengacu pada kata wilayah korteks dari adrenal



2. Tiroid maka dia akan mengeluarkan TSH (Tiroid Stimulating Hormone)



3. Kelenjar kelamin akan mengeluarkan FSH dan LH.



Namun bisa juga pituitari targenya tidak berupa kelenjar tetapi sebuah organ non sekretoris seperti tubulus ginjal, dalam hal ini maka pituitari akan menghasilkan hormon ADH - Anti Diuretika hormon (diureitka-->mengacu pada kata ureum -->urin). dengan bahasa yang mudah adalah anti urin/kencing, Saya beri istilah demikian karena mekanisme hormon ini adalah mnegurangi kadar air pada urin sehingga jumlah urin yang ditampung dalam kandung kemih jadi lebih sedikit.

Mekanisme detail kerja ADH adalah meningkatkan permeablitas membran pada tubulus ginjal, artinya air yang diserap pada proses reabsoprsi jadi lebih banyak. Jika kekurangan hormon ini maka urin yang dibentuk akan banyak akibatnya jika ini seorang siswa yang sedang belajar di kelas maka dia akan sering minta izin kepada gurunya untuk meninggalkan kelas dan segera menuju ke kamar kecil.

Kemudian bagaimanan dengan pankreas dan adrenalin. Keduanya berkaitan dengan sistem limbik tentunya yaitu sistem yang berkaitan dengan memori dan nafsu.

untuk memahami dan menghafal bermacam-macm kelenjar, hormon dan fungsinya klik link berikut ini

atau di http://konsepbiologi.wordpress.com/2013/04/18/cara-mengerti-dan-menghafal-berbagai-macam-hormon-beserta-fungsinya/

Saturday, April 20, 2013

Private Download page : Panduan Belajar Siswa

Selamat datang di halaman tersembunyi blog saya:

Saya menyimpan data di 2 tempat yaitu di Google drive dan di wordpress.

Jika Anda masuk ke link googledrive klik pada bagian kiri atas dibawah judul file, maka akan ada 4 option yaitu File, Print, View, dan Help. Jika ingin menyimpan maka klik option File >>Download, Jika Anda ingin langsung print out maka tinggal klik saja perintah "Print"

Selamat mendownload!

1. Tingkat X

  1. PBS ruang lingkup Biologi

  2. Panduan belajar siswa : Sistematika biologi, Virus

  3. PBS : bakteria-cyanobakteria-arkaeobakteria

  4. PBS : protista (student)

  5. PBS : Fungi

  6. Panduan belajar siswa : Plantae

  7. PBS : Pengantar Kingdom Animalia (A)

  8. PBS : Animalia (B) invertebrata = Porifera-Echinodermata 

  9. PBS : Animalia_(C) khusus_vertebrata

    PBS ruang lingkup biologi  fungi-Screenshot - 07162013 - 11:45:32 AM Screenshot - 05152013 - 08:38:25 AM


2. Tingkat XI

  1. Panduan Belajar Siswa : Sitologi

  2. Panduan Belajar Siswa : Anatomi tumbuhan

  3. Panduan belajar siswa : Anatomi hewan

  4. Panduan Belajar Siswa : sistem gerak

  5. Panduan Belajar Siswa : Sistem Pencernaan

  6. Panduan Belajar Siswa: Sistem pernafasan

  7. Panduan Belajar Siswa : Sistem Ekskresi

  8. Panduan belajar siswa : Sistem Sirkulasi

  9. Panduan Belajar Siswa : Sistem saraf dan sistem indera

  10. Panduan belajar siswa : sistem Hormon/Endokrinologi

  11. Panduan belajar siswa : Sistem Reproduksi

  12. Panduan belajar siswa : Sistem kekebalan tubuh


Screenshot - 05152013 - 08:37:40 AMScreenshot - 05152013 - 08:36:51 AMPBS sistem pencernaan-2013Screenshot - 05152013 - 11:44:28 AM cover ekskresisistem gerak

3. Tingkat XII

  1. Panduan belajar siswa : Pertumbuhan dan Perkembangan

  2. Panduan Belajar Siswa : Metabolisme

  3. Panduan Belajar Siswa :Genetika dan pembelahan sel.

  4. Panduan belajar siswa : Pola-pola hereditas

  5. Panduan belajar siswa : Mutasi

  6. Panduan belajar siswa : Asal-usul kehidupan dan evolusi

  7. Panduan belajar siswa : Bioteknologi


cover metabolisme  cover materi genetika dan pembelahan sel

PENGAYAAN MATERI KELAS XII (silahkan dirapikan terlebih dahulu sebelum di print, tetapi kalo mau langsung di print juga tidak maslaah)

klik link di bawah ini

Paket Soal Latihan pengayaan

Thursday, April 18, 2013

Persilangan dihibrid

Konsep yang perlu dikuasai dwngan baik pada persilangan dihibrid adalah persilangan yang melibatkan dua macam alel yang mempengaruhi fenotip berbeda. Persilangan ini lebih rumit dibandingkan dengan persilangan monohibrid namun dengan membaca posting kali ini kerumitan itu saya jamin akan segera hilang. Oke kita mulai, are you ready?

Baiklah saya akan mulai dengan menggunakan contoh tak konkret namun menggunakan konsepn yang benar dan dapat anda gunakan sewaktu mengerjakan ulangan. Karena saya guru yang suka baca komik naruto, maka saya akan menggunakan komik tersebut sebagai media penjelasannya.

Sebelum membaca penjelasan ini Anda harus pahami dulu konsep persilangan monohibrid dengan sangat baik.

Sasuke memiliki mata sharingan dengan warna rambut hitam sedangkan sakura memiliki mata normal dengan warna rambut merah muda. Lihat gambar berikut.

[caption id="" align="alignnone" width="300"]image Sasuke uchiha[/caption]

[caption id="" align="alignnone" width="210"]image Sakura hiruno[/caption]

Dari keterangan di atas ada dua hal yang dibicarakan yaitu alel tipe mata dan alel warna rambut. Nah permasalahannya bagaimana tipe mata dan warna rambut pada keturunannnya. Jelas kemungkinan anak mereka ada yang memiliki;
1. mata sharingan dengan warna rambut hitam atau
2. Mata sharingan dengan waena rambut merah muda atau
3. Mata normal dengan warna rambut  hitam atau bisa saja,
4. Mata normal denagan warna rambut merah muda.

Tetapi berapa besarkah persentase/kemungkinannya masing tersebut. Untuk memprediksi kemungkinan anaknya dapat kita lakukan dengan hukum mendel I dan II. Saya sebut ini jurus hukum Mendel no jutsu.

Misalkan

1. Tipe Sharingan bersifat dominan dibandingkan tipe mata normal dan akan saya beri simbol 'S' maka alel lawannya 's' adalah simbol untuk mata normal dan sifatnya resesif.
2. Warna rambut merah muda lebih dominan daripada warna hitam dan kemudian saya beri simbol alelnya 'P' (P dari kata Pink) maka alel lawannya adalah 'p' membawa karakter resesif warna hitam.

Jadi:
1. Karena sasuke matanya sharingan dan hitam maka susunan alel pada Genotip sasuke akan saya buat jadi SSpp.
2. Karena sakura mata normal rambutnya merah muda akan saya beri susunan alel pada genotipnya akan saya buat jadi ssPP.

Oke permisalan sudah selesai, perhatikan baik-baik susunan genotip induknya. Maka akan terjadi persilangan genotip SSpp >< ssPP.
Pada genotip SSpp milik sasuke akan terbentuk gamet 1 macam kombinasi yaitu Sp saja. Sama halnya dengan genotip ssPP milik sakura yaitu hanya ada gamet sP. Jadi ketika Sp sasuke dan sP sakura bertemu maka terbentuk individu dengan genotip SsPp. Berdasarkan genotip tersebut maka keturunan pertama generasi mereka pasti anak2nya bermata sharingan dan rambutnya berwarna merah muda.

Kasus berikutnya bagaimana jika ternyata anaknya sasuke dan sakura yang laki-laki kita misalkan saja namanya sasura (yang genotipnya SsPp itu) ketemu dengan  wanita yang memiliki karakter mata dan rambut yang sama dengan sasura kemudian mereka menikah. Barapa besar peluang anak2nya akan memiliki karakter mata dan ra,but yang sama seperti kakeknya(sasuke)?

Berikut ini pembahsannya.

1. Akan terjadi persilangan genotip sasura dengan pasangannya
SpSp >< SsPp

2. Pada organ kelamin mereka masing-masing akan ada kombinasi gamet sebanyak 4 macam yaitu SP, Sp, sP, sp.
Maka Sasura memiliki gamet SP, Sp, sP, sp dan Pasangannya memiliki gamet SP, Sp, sP, sp

3. Setiap macam gamet dari sasura kemungkinan bisa bertemu dengan setiap macam gamet dari pasangannya.
a.gamet SP sasura bisa bertemu dengan gamet SP, Sp, sP, sp pasangannya. Maka bisa terbentuk genotip dari 4 kemungkinan berikut ini SSPP, atau SSPp, atau SsPP, atau SsPp
b. gamet Sp sasura bisa bertemu dengan gamet SP, Sp, sP, sp pasangannya. Maka bisa terbentuk genotip dari 4 kemungkinan berikut ini SSPp, atau SSpp, atau SsPp, atau Sspp.
c. gamet sP sasura bisa bertemu dengan gamet SP, Sp, sP, sp pasangannya. Maka bisa terbentuk genotip dari 4 kemungkinan berikut ini SsPP, atau SsPp, atau ssPp, atau ssPp.
d. gamet sp sasura bisa bertemu dengan gamet SP, Sp, sP, sp pasangannya. Maka bisa terbentuk genotip dari 4 kemungkinan berikut ini SsPp, atau Sspp, atau ssPp, atau sspp

Jadi akan ada banyak kemungkinan genotip terbentuk. Kemudian kita kelompokkan genotip yang menghasilkan fenotip yang sama yaitu
1. Tipe mata sharingan rambut merah muda yaitu yang genotipnya SSPP, SSPp, SsPP, SsPp = 9 kemungkinan
2. Tipe mata sharingan rambut hitam yaitu yang genotipnya SSpp, Sspp = 3 kemungkinan
3. Tipe mata normal rambut merah muda yaitu yang genotipnya ssPP, ssPp = ada 3 kemungkinan
4. Tipe mata normal rambit hitam yaitu yang genotipnya sspp = ada 1 kemungkinan.

Jadi perbandingan fenotip antara
sharingan-merah muda: sharingan-hitam: normal-merah muda: normal hitam adalah 9:3:3:1 (Total perbandinfan adalah 9+3+3+1=16)

Jadi kemungkinan anakanya sasura yang mirip kakeknya yang bermata sharingan dan berwarna rambut merah adalah 3 kemungkinan diantara 16 kemungkinan yang ada jadi persentasenya adalah (3/16)x100%=18.75%

Begitulah persilangan dihibrid dijelaskan. Jika ada yang belum jelas silahkan kirimkan pertanyaan anda pada kolom komentar yang telah disediakan. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. God bless us :-)

Kembali ke persilangan monohibrid

Cara mengerti dan menghafal berbagai macam hormon beserta fungsinya.

Untuk bisa hafal anda bisa memulainya dengan mengerti dahulu suatu letak hormon dan kemudian cari hormon antagonisnya(jika ada) barulah kaitkan dengan penyakitnya. Atau dimulai dari hafalkan satu jenis kelenjar yang paling mudah, kemudian hafalkan fisiologisnya baru kemudian baru cari hormon/kelenjar antagonisnya..

Contoh!

Menurut saya pribadi yang pertama yang paling mudah dimengerti adalah kelenjar pankreas. Kelenjar ini tentunya sudah Anda pelajari pada waktu mempelajari sistem pencernaan selain itu penyakit karena tidak normalnya fisiologis kelenjar ini akrab dengan kehidupan kita, yaitu DM atau diabetes mellitus.

1. Kelenjar pankreas


terletak di sekitar usus halus, karena kelenjar ini menghasilkan enzim yang akan dicurahkan dalam usus halus untuk menyederhanakan molekul makanan berupa lipid, protein dan gula. (PLTA=pankreas Lipid-Tripsinogen-Amilum). Penyakit yang berkaitan dengan kelnjar ini adalah diabetes melitus, yaitu suatu keadaan dimana dijumpai gula dalam urine. Adanya gula dalam urin disebabkan karena pankreas tidak mampu menyintesis insulin dalam jumlah yang cukup. Hal ini dikarenakan fungsi pankreas adalah menghasilkan hormon yang mampu menurunkan kadar gula dalam darah dengan cara mengubah gula darah tersebut menjadi glikogen.

Jadi proses berpikirnya untuk memahami fungsi hormon insulin adalah .
Insulin-->diabetes mellitus-->ada gula di urin-->karena gula darah tidak diubah jadi glikogen.

Hormon lawan dari fungsi insulin adalah hormon yang mampu memecah glikogen jadi gula darah. Dalam hal ini yang diamksud adalah hormn glukagon. Jadi hormon insulin dilawankan dengan glukagon.

Tuesday, March 26, 2013

Panduan belajar : Kingdom Animalia

Bagian A. Pengantar klasifikasi Animalia

  1. Apa yang dimaksud

    1. Vertebrata dan avertebrata

    2. Eumetazoa dan parazoa

    3. Simetri tubuh bilateral dan radial

    4. Selomata, aselomata, dan pseudoselomata

    5. Diploblastik dan triploblastik



  2. Sebutkan semua filum pada hewan beserta alasannya.


Contoh dimulai dari filum Porifera karena hewan berpori. Selanjutnya filum yang tersissa adalah tugas Anda!

  1. Buatlah peta konsep dasar klasifikasi pembagian kingdom animalia dengan mengikuti petunjuk berikut ini!

    1. Tulislah semua filum animalia terlebih dahulu pada posisi kertas landscape secara urut dari yang sederhana!

    2. Bagilah menjadi dua kelompok besar terlebih dahulu berdasarkan simetri. Kelompok radial disebelah kiri dan disebelah kanan kelompok bilateral

    3. setelah itu bagilah kelompok bilateral berdasarkan ada tidaknya rongga




Setelah Anda membuat peta konsep dasar klasifkasi  maka Anda sekarang dapat tugas berikut ini dengan mudah hanya dengan melihat peta konsep tersebut!

  1. Bagaimanakah ciri filum berikut secara umum.

  2. Porifera


contoh menjawab : porifera termasuk  hewan tidak bertulang belakang, metazoa, memiliki simetri tubuh radial, dan diploblastik. (karena porifera belum memiliki jaringan tubuh yang sebenarnya maka belum bisa dikelompokkan berdasarkan rongga tubuh)

  1. Nemathelmintes

  2. Arthropoda

  3. Echinodermata

    1. Kelompok hewan apakah yang memiliki ciri berikut!

    2. Triploblastik, selomata

    3. Triploblastik, aselomata

      1. Sebutkan 3 kelompok vermes (vermes adalah kelompok cacing)!

      2. Kelompok filum apakah yang mengalami metagenesis?






Homework : Carilah 1 gambar setiap takson classis/kelas dari setiap filum! (internet-printout boleh BW/grayscale/fullcolor- sebaiknya fullcolor).

 

 

Thursday, March 7, 2013

Latihan Plantae

1. Bedakan karakter bryophyta, pteridophyta, dan spermatophyta dari aspek metagenesis, fase dominan metagenesis, contoh fase gametofit, contoh fase sporofit cara perkembangbiakan dan struktur tubuh!

2. Disebut thalophyta karena ... .

3. Disebut kormophyta karena ... .

4. Disebut Anthopyta karena ... .

5. Disebut Spermatophyta karena ... .

6.sebutkan 2 kelompok spermatophyta beserta dasar klasifikasinya!

7. dari aspek apa sajakah Anda membedakan tanaman monokotil dan dikotil?

8. struktur akar tanaman monokotil adalah ... .

9. batang tanaman monokotil berkambium/tidak berkambium

10. tulang daun dikotil tersusun menyirip/menjari/sejajar.

11. kapankah sebuah tanaman dikatakan berumah dua?

12. Apakah paku heterospora itu dan apa contohnya?

13. contoh hepaticopsida adalah ... .

14. contoh paku heterospora adalah ... .

15. sorus adalah ... .dan dapat dijumpai pada tanaman ... .

16. ada dua macam daun pada tanaman paku yaitu ... dan ...

17. 4 kelompok utama tanaman gymnospermae adalah ... .

18. Apa yang dimaksud dengan pembuahan ganda ...

19. bagaimana cara lumut mengangkut air dan zat makanan ... .

20. tuliskan dasar klasifikasi tumbuhan ... .

21. struktur menyerupai akar pada lumut disebut ... .

22. pada pembuahan ganda zigot dibentuk dari ... .

23. sedangkan endosperm dibentuk dari perkawinan antara ... .

24. spora paku akan tumbuh menjadi ... yang merupakan fase (sporofit/gametofit)

25. tanaman trakeophyta berarti ... .

 

 

 

Thursday, January 17, 2013

Mekanisme pengangkutan CO2-karbondioksida

Karbondioksida (CO2), merupakan hasil dari proses respirasi, di dalam pembuluh darah karbondioksida diangkut dapat dijumpai dalam 3 bentuk,
1. terlarut dalam plasma darah dalam bentuk ion bikarbonat (HCO3)
2. terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbominohemoglobin,
3. terikat pada sel darah merah dalam bentuk asam karbonat-(H2CO3).

begini prosesnya,

  1. CO2 yang larut dalam plasma darah sebagian besar berdifusi ke sel darah merah dan sebagian diangkut oleh hemoglobin.

  2. Kemudian setelah itu karbondioksida yang berdifusi ke sel darah merah berikatan dengan air yang ada di dalam sel darah merah. membentuk H2CO3 oleh karbonat anhidrase.

  3. Di dalam sel darah merah H2CO3 dipecah kembali menjadi ion hidrogen dan ion bikarbonat akibatnya Hb mengikat banyak H dari H2CO3 dan ion bikarbonat berdifusi ke plasma yang kemudian diangkut ke paru-paru.

  4. karena perbedaan konsentrasi CO2 di antara pembuluh darah dan paru-paru makan ion bikarbonat/HCO3 akan kembali diubah menjadi H2CO3 dengan ion Hidrogen yang sebelumnya terikat pada hemoglobin.

  5. asam karbonat diubah kembali menjadi CO2 dan air di dalam sel darah merah. selain itu CO2 yang terikat pada Hb juga dilepas kembali.

  6. CO2 kembali berdifusi ke sel/jaringan pada paru-paru pada waktu proses exhalasi.